Kalau kita cuma dateng ke suatu tempat makan sekali doang, kita nggak bakal dapet potensi penuh dari tempat itu. Ini salah satu alasan kenapa baru sekarang gue bikin ulasan ini. Alasannya? Konsistensi!
Kalau lo beneran mau nguji sebuah restoran, lo harus cek seberapa konsisten mereka, dan nggak cuma soal makanan doang. Tapi juga soal gimana mereka ngelayanin pelanggan, dan lain-lain.
Tentang Makanannya
Dari kunjungan pertama sampai keempat, yang gue beli itu Tori Paitan, Yaki Ramen, banyak banget menu daging sapi panggang mereka, dan yakitori yang jumlahnya nggak masuk akal (Cek di gambar ya!).
1. Tori Paitan
Kuahnya rich, lembut, silky, dan penuh rasa umami. Mienya juga empuk dan nggak starchy. Ayamnya juga juicy dan ada rasa smokey-nya. Nilai? 4,7/5.
2. Yaki Ramen
Kalau lo suka mie yang "nyemek" atau mie yang nggak kelelep di kuah, lo pasti suka ini. Isinya banyak banget potongan sayuran, dan juga nori cincang yang buanyak banget. Tentu aja ada onsen egg dan ayam.
Dari warna kuahnya sih udah beda, karena Yaki Ramen lebih bening sedikit daripada Tori Paitan. Tapi kalau soal rasa mienya, mirip banget. Kuahnya sendiri rasanya lebih gurih dan agak asin. Ayamnya dipotong kecil-kecil jadi rasanya oke aja. Nilai? 4,5/5.
Intermezzo Dulu!
Sebenernya, sebelum lanjut ke menu berikutnya, gue udah pernah coba banyak menu mereka. TAPI! Waktu itu dagingnya cuma ada pengganti doang, jadi nggak gue itung buat ulasan ini.
Nah, sekarang gue udah coba yang aslinya, jadi ini dia:
3. Beef Misodemi
150 gram AUS Wagyu MB6. Juicy! Ada lapisan lemak di dagingnya, jadi kalau lo nggak suka lemak, lo bisa minta mereka buat motongin lemaknya dulu sebelum dipanggang. Ohiya, lo juga bisa request tingkat kematangan daging sapi lo. Standarnya sih medium rare. Kalau lo nggak suka ada warna pink di daging lo, lo bisa minta mereka masak sampai well done.
Ada 3 jenis saus buat daging sapi mereka: Misodemi, Yakiniku, dan Teriyaki. Konsepnya simple: lo dapet nasi, daging sapi, kol segar cincang, dan saus pilihan lo. Kalau gue sih pilih Misodemi. Sausnya kental, manis, dan loaded sama rasa umami. Campur ke daging lo (atau dicocol, whatever floats your boat) buat dapet rasa maksimal!
Omong-omong, kalau daging wagyu-nya lagi nggak tersedia dan lo belum pernah coba menu ini, saran gue sih jangan repot-repot makan daging penggantinya. Soalnya, bedanya itu langit dan bumi, surga dan neraka, satu dan nol! Jauh banget deh!
4. Yakitori
Yakitori mereka enak banget! Gue cuma berharap mereka punya tipe yakitori assorted (campuran) aja.
Nilai Keseluruhan untuk Ramen ini
· Harga: 3,8/5
· Konsistensi Makanan: 4,8/5
· Layanan: 4,9/5
Ini Lokasinya: Higenaka on Google Maps
Jadi, setelah lo baca ini, menurut lo harus nyobain makan di sana nggak? Harus! Gue paling suka ramen mereka! Jadi, kalau gue balik lagi buat kunjungan ke-6 atau ke-7, pasti selalu ramen, kecuali mereka punya menu baru (dan spoiler alert, mereka punya!).